Desa Wisata, Dusun Butuh (Nepal Van Java): Peran Media Sosial dalam Peningkatan Popularitas dan Minat Masyarakat terhadap Destinasi Viral
Sumber: X @ALIVIKRY dalam Pramborsfm.com
Dusun Butuh yang seringkali dijuluki sebagai Nepal Van Java, terletak di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Daya tarik dusun ini adalah keunikan struktur susunan rumah yang bertingkat, disertai pemandangan Gunung Sumbing sehingga menghasilkan pesona alam yang indah. Selain itu, diketahui juga fakta bahwa Dusun Butuh merupakan dusun tertinggi di Kabupaten Magelang dengan ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut.
Ketenaran Dusun Butuh dimulai pada tahun 2019, disebabkan oleh keindahan Dusun Butuh yang dianggap serupa dengan Pegunungan Himalaya, Nepal; Rio De Janeiro, Brazil; hingga Tibet. Popularitas Dusun Butuh terus meningkat di media sosial karena viralnya foto Dusun Butuh pada tahun 2020 yang menampilkan pesona struktur rumah terasering, diunggah oleh salah satu pendaki sehingga menyebabkan peningkatan pengenalan dan minat terhadap destinasi tersebut. Keunikan alam dan peran media sosial yang berdampak mengakibatkan Dusun Butuh menjadi salah satu destinasi viral.
Media Sosial Adalah Kunci Pemasaran
Popularitas destinasi Dusun Butuh yang meningkat karena postingan viral di media sosial menunjukkan bahwa platform media sosial, seperti X, Tik Tok, Youtube, Instagram, dan lainnya memainkan peran penting dalam dunia pariwisata. Media sosial memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi secara cepat dan luas sehingga menghasilkan peran sebagai media pengenalan destinasi wisata, di mana peningkatan pengenalan masyarakat terhadap destinasi dapat meningkat dan mampu mempengaruhi probabilitas terjadinya kunjungan wisata. Terkait dengan hal tersebut, postingan di media sosial juga beragam, seperti gambar, video, ulasan, gif, dan sebagainya yang menyesuaikan pendekatan personal terhadap masyarakat.
Berdasarkan kondisi “viral” yang dialami oleh Dusun Butuh, dapat disimpulkan bahwa media sosial menjadi salah satu kunci pemasaran dalam industri pariwisata. Digitalisasi yang terjadi pada era sekarang menuntut pelaku industri untuk memahami dan menguasai penggunaan media sosial untuk mencapai keberhasilan pengenalan destinasi wisata terhadap masyarakat. Pemanfaatan media sosial juga menjadi langkah penting yang harus dilakukan untuk meningkatkan minat dan mempengaruhi masyarakat dalam keputusan kunjungan pada suatu destinasi.
Berikut adalah peran media sosial dalam pemasaran untuk mempengaruhi peningkatan popularitas serta minat masyarakat terhadap destinasi viral.
1. Meningkatkan eksposur destinasi wisata viral yang mengakibatkan peningkatan pengenalan dan minat.
Media sosial memberikan peluang bagi destinasi wisata untuk mendapatkan perhatian yang lebih besar dan merata bagi masyarakat, terutama apabila postingan tersebut viral. Hal ini dikarenakan masyarakat sekarang, hampir seluruhnya cenderung menggunakan media sosial. Dengan penyebaran foto, video, hingga ulasan pada media sosial, seperti Instagram, Tik Tok, Youtube, dan X, destinasi wisata mampu mendapatkan perhatian dan pengenalan yang lebih luas dengan biaya lebih rendah dibandingkan menggunakan metode pemasaran tradisional, seperti iklan cetak dan kampanye surat. Postingan pada media sosial yang menampilkan keunikan, keindahan, aktivitas, hingga pengalaman pengunjung mampu meningkatkan pengenalan mengenai destinasi serta memicu minat baru yang muncul di setiap individu untuk membuat keputusan perjalanan.
2. Menciptakan tren wisata yang mampu memicu peningkatan minat dan keputusan kunjungan.
Platform media sosial menjadi tempat munculnya tren baru dalam dunia pariwisata. Terkait dengan hal tersebut, suatu destinasi wisata yang viral di media sosial cenderung menjadi tren perjalanan baru bagi masyarakat sehingga mampu meningkatkan keputusan kunjungan karena perilaku takut tertinggal (oleh tren) yang dimiliki individu. Salah satu contohnya adalah tren “hidden gems”, yaitu saat suatu destinasi wisata cenderung tidak disorot dan “tersembunyi” mencapai titik viral melalui konten postingan yang menarik minat masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa media sosial mampu mengubah kondisi destinasi yang tidak dikenal menjadi popular melalui postingan yang disebarkan oleh pengelola maupun pengunjung. Selain itu, tren wisata juga dapat dipicu dengan penggunaan influencer maupun pihak pemasar lainnya. Peran media sosial ini menunjukkan bahwa platform yang digunakan merupakan wadah dalam mempercepat penyebaran dan pemerataan informasi destinasi viral ke seluruh masyarakat.
3. Meningkatkan partisipasi wisatawan melalui konten pengguna yang mempengaruhi minat dan keputusan perjalanan.
Masyarakat cenderung membagikan pengalaman mereka melalui foto, video, hingga ulasan yang menjadi rekomendasi bagi lingkungannya, seperti, teman, keluarga, hingga pengikut media sosial. Perilaku rekomendasi ini cenderung dapat terjadi melalui postingan konten di destinasi tertentu melalui penggunaan location hingga hashtag ataupun review pada platform. Penyebaran konten tidak hanya menunjukkan pengalaman pribadi, namun secara tidak langsung juga turut memperkenalkan destinasi kepada pengikutnya. Selain itu, salah satu kemampuan terbesar media sosial dalam meningkatkan partisipasi wisatawan adalah melalui komunitas lokal. Media sosial memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi dengan komunitas lokal (di berbagai platform) untuk saling berbagi informasi, tips, dan pengalaman terkait suatu destinasi pada lokasi tertentu.
Peran media sosial dalam meningkatkan partisipasi wisatawan mampu menjadi upaya dalam peningkatan minat dan keputusan perjalanan dikarenakan sebelum merencanakan perjalanan, masyarakat cenderung mencari rekomendasi atau referensi pada media sosial. Konten yang disebarkan wisatawan seperti foto, video, dan ulasan (review) memberikan gambaran terkait destinasi dan sangat mempengaruhi keputusan masyarakat luas dalam mengunjungi sebuah destinasi.
4. Penjangkauan masyarakat secara luas dan cepat pada satu waktu untuk memastikan persebaran informasi real time terkait destinasi wisata secara merata bagi masyarakat.
Media sosial memungkinkan destinasi wisata untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas dan beragam, tanpa batasan geografis maupun demografis. Contohnya, melalui fitur iklan berbayar pada media sosial, destinasi wisata mampu menargetkan segmen pasar tertentu yang sesuai dengan tujuannya dengan mudah. Selain itu, media sosial juga memungkinkan penyebaran informasi secara langsung dan merata (cepat) kepada masyarakat, seperti pembaruan tentang kondisi cuaca, jam operasional, perubahan jadwal acara, perubahan jenis aktivitas. Media sosial juga memampukan pemasaran destinasi berkembang secara digital, seperti pemberian informasi atau visual tentang destinasi melalui video atau foto 360 derajat, atau bahkan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) atau Virtual Reality (VR). Berbagai hal tersebut memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang diperlukan sebelum (atau selama perjalanan mereka) serta menarik minat masyarakat, terutama meyakinkan setiap individu bahwa destinasi wisata dapat dan layak dikunjungi.
5. “Jembatan” interaksi antara pengelola dan masyarakat.
Media sosial memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pengelola destinasi wisata untuk mendapatkan pelayanan informasi yang lebih personal, baik melalui komentar maupun pesan langsung. Pengelola destinasi wisata yang responsif terhadap pertanyaan dan komentar wisatawan di media sosial cenderung membangun hubungan, keterlibatan yang lebih kuat, dan meningkatkan kepercayaan pengunjung. Hal ini mampu menjadikan masyarakat merasa lebih dihargai dan yakin untuk mengunjungi destinasi tersebut.

Nama desanya unik ya, harusnya mereka juga bisa memanfaatkan keunikannya lewat sosmed agar lebih dikenal masyarakat awam!
ReplyDeletedari namanya saja sudah unik, tempat wisata nya harus viral si karena emang se aesthetic itu
ReplyDeletesudah notice “desa nepal van java” ini dari lama karena seliweran di sosmed, semoga berkesempatan bisa mengunjungi desa tsb <3
ReplyDeleteMantap keren sekali semoga berjalan lancar dan dapat di Terima oleh semua warga di dusun butuh nepal van java sukses selalu
ReplyDeleteIni dulu emang viral bgt sihh tapi belom sempet kesana 🥲
ReplyDeleteNamanya saja udh unik semoga bisa kesini suatu hari
ReplyDeleteNamanya menarik banget, tempatnya jg keliatannya menarik. Nambah satu wishlist destinasi wisata lagi
ReplyDeleteTempat dan nama nya menarik banget😎
ReplyDeleteBagus banget tempat wisata ini semua bisa berwisata kesini
ReplyDeleteudah mau banget kesini tapi belum kesampaian, semoga secepatnya bisa kesini 😍 penasaran banget jujur
ReplyDeleteBARU TAU MEDSOS SEBERPENGARUH ITUU!! aku jadi tertarik kesana jugaa
ReplyDeletebaru tauu ada tempat seunik ini!! jadi tertarik buat ke sana next holiday
ReplyDeleteIndahnya tempat ini semoga bisa berkunjung ketempat ini
ReplyDeleteEstetik sekali tempatnya huwaaa suka bgt tempat kyak gini, semoga nanti bisa kesana bareng suami dan anak
ReplyDeletewah keren banget
ReplyDeleteemang sekarang zamannya medsos banget yaa,, kemungkinan viralnya juga meningkat nih
ReplyDelete