Cap Go Meh Singkawang: Simbol Budaya yang Menggerakkan Ekonomi Lokal

sumber : Media Center Singkawang

Singkawang, yang terletak di Kalimantan Barat, Indonesia, adalah kota yang dikenal sebagai "Kota Seribu Kelenteng" karena banyaknya tempat ibadah Tionghoa yang tersebar di seluruh wilayahnya. Singkawang merupakan kota yang kaya akan keindahan alam, kuliner yang khas, dan budayanya. Salah satu budaya yang ada di Singkawang adalah perayaan Cap Go Meh yang sangat meriah. Singkawang merupakan salah satu kota yang paling meriah dalam merayakan Cap Go Meh, hingga orang orang datang untuk menonton perayaan Cap Go Meh di Singkawang.

Cap Go Meh dirayakan pada hari ke-15 kalender Cina. Banyak sekali tradisi yang dilakukan untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh ini. Banyak juga Pertunjukan yang dilakukan, mulai dari pertunjukan Barongsai, Ular Naga, Keranjang Jelangkung, serta yang paling istimewa adalah atraksi Tatung.
Sumber : Kalamanthana


Bagi yang tidak tau Tatung itu apa. Tatung dalam bahasa Hakka adalah dukun atau seseorang yang dirasuki oleh roh dewa atau oran-orang baik yang sudah meninggal. Ritual ini dilakukan dengan memanggil roh yang dipimpin oleh pemuka agama di kelenteng yang terlebih dahulu meminta izin kepada Dewa Kemakmuran Toa Pek Kong supaya diberi keselamatan dan keberkahan. 

Sumber : Travel Kompas

Saat dirasuki oleh roh tersebut, para Tatung diarak untuk mengusir roh-roh jahat di sudut-sudut kota yang diharapkan dapat membuat kehidupan masyarakat menjadi semakin harmonis dan tidak diganggu roh jahat. Beberapa Tatung berparade dengan jalan kaki ada juga yang ditandu. Karena Tatung dirasuki roh, hal ini membuat para tatung kebal terhadap segala jenis benda tajam. Para Tatung ini diuji kekebalannya dengan benda tajam yang menusuk badannya atau berdiri diatas benda tajam tersebut.

Pada masa Orde Baru perayaan Imlek khususnya ritual seperti Tatung dilarang untuk dipertontonkan. Tetapi pada era reformasi diizinkan kembali, bahkan pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri mengesahkan dalam bentuk undang-undang. Sehingga Cap Go Meh ini menarik banyak sekali wisatawan baik dari dalam negeri dan mancanegara untuk datang melihat perayaan tersebut.

Cap Go Meh adalah sebuah perayaan yang tidak hanya menjadi simbol budaya yang kaya, tetapi juga memiliki peran signifikan dalam menggerakkan perekonomian lokal. Dirayakan dengan meriah setiap tahun, festival ini menarik ribuan wisatawan, baik domestik maupun internasional, untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya, seperti pawai, pertunjukan barongsai, dan ritual-ritual tradisional yang penuh makna. 
Sumber : Antara Kalbar

Keberadaan Cap Go Meh di Singkawang memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perdagangan, hingga industri kreatif. Perayaan ini menciptakan peluang ekonomi yang luas, menghidupkan usaha lokal, dan memperkenalkan Singkawang sebagai destinasi wisata budaya yang semakin dikenal di dunia. Melalui festival ini, budaya dan ekonomi berinteraksi secara harmonis, menjadikan Cap Go Meh sebagai kekuatan yang tidak hanya merayakan warisan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Comments

Post a Comment