Sumatera Barat: Kontribusi Agrowisata dalam Pertumbuhan Ekonomi

Sumber: HarianRakyatBengkulu.BacaKoran.Co

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi yang terletak di pulau Sumatera, Indonesia. Provinsi ini dikenal melalui kekayaan budaya sejarahnya. Selain itu, Sumatera Barat juga dikenal melalui keindahan alam yang mempesona, mulai dari pegunungan, danau, hingga pantai. Keberagaman alam yang indah ini tidak hanya menarik dari segi wisata, tetapi juga berkontribusi pada sektor pertanian dan perkebunan. Kesuburan tanah yang baik  mendukung pertumbuhan tanaman seperti padi, kopi, teh, dan sayuran. Contohnya adalah Kabupaten Solok, sebagai daerah penghasil beras terbaik di Sumatera Barat dan daerah Pesisir Selatan serta Tanah Datar, sebagai perkebunan kopi dan tanaman rempah.


Agrowisata di Sumatera Barat

Keindahan alam dan kontribusinya dalam sektor pertanian maupun perkebunan menjadikan Sumatera Barat sebagai salah satu provinsi yang menawarkan konsep agrowisata. Terkait dengan hal tersebut, agrowisata adalah kegiatan wisata yang memanfaatkan pertanian, perkebunan, maupun peternakan sebagai objek wisata. Hal ini memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk dapat berinteraksi langsung dengan kegiatan pertanian, perkebunan, atau peternakan. Tujuan agrowisata adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pedesaan, menjadi nilai tambah kegiatan pertanian, mendukung tradisi lokal serta pelestarian alam, meningkatkan pemahaman wisatawan terkait pertanian, memberdayakan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja, dan membuka peluang investasi di sektor pertanian maupun pariwisata.

Pada agrowisata, wisatawan mendapatkan pengalaman wisata edukatif, seperti kegiatan berkebun atau bertani, mempelajari proses produksi pada pertanian, hiking di perkebunan teh, dan menikmati pemandangan serta suasana pedesaan yang asri. Konsep agrowisata ini melibatkan kontribusi masyarakat lokal dalam pengelolaan pertanian dan pariwisata. Berikut adalah beberapa agrowisata di Sumatera Barat.

  1. Kisai Agro Payakumbuh

Sumber: Padek.Jawapos.com

Kisai Agro Payakumbuh terletak di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Koto Baru, Payobasuang, Payakumbuh Timur, Sumatera Barat. Wisata ini menawarkan pengalaman unik melalui paduan konsep cafe dan tempat camping dengan konsep wisata pertanian-peternakan. Di mana, Kisai Agro menjadi salah satu lokasi pengelolaan pertanian terbaik di Kota Payakumbuh. Keunikan dan keunggulan Kisa Agro menjadikan wisata ini sebagai salah satu destinasi terbaik di Payakumbuh.

  1. Sirukam Dairy Farm

Sumber: Jsni.Solokkab.go.id

Sirukam Dairy Farm terletak di Jalan Solok–Alahan Panjang KM 18, Nagari Sirukam, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Wisata ini menawarkan pengalaman edukasi dengan study tour, area bermain, dan cafe melalui konsep wisata peternakan sapi perah. Di mana, Sirukam Dairy Farm juga merupakan peternakan sapi perah terbesar di Sumatera Barat. 

  1. Agrowisata Batu Patah Payo

Sumber: Padek.Jawapos.com

Agrowisata Batu Patah Payo terletak di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuak Sikarah, Kota Solok, Sumatera Barat. Wisata ini menawarkan pemandangan sawah khas solok, hutan, perkebunan, pengalaman unik melalui penangkaran bunga krisan, dan kedai yang menyediakan kopi payo secara khas. Terkait dengan hal tersebut, Agrowisata Batu Patah Payo menjadi salah satu wisata unggulan di Kota Solok.

  1. Agrowisata Sawah Solok

Sumber: Gajahmaharamphotography.co.id

Agrowisata Sawah Solok terletak dekat perbatasan kota Nagari Salayo, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Wisata ini menawarkan pemandangan alam melalui hamparan sawah hijau, perbukitan, dan gunung. Selain itu, wisata ini memberikan pengalaman bersawah dan penyediaan saung serta pondok di tengah sawah untuk menikmati kuliner khas Solok, seperti gulai pisang karuak. Terkait dengan hal ini, Sawah Solok juga menjadi destinasi unggulan di Kota Solok.

  1. Kebun Strawberry Upang

Sumber: Traveloka

  Kebun Strawberry Upang terletak di Kampung Upang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Wisata ini menawarkan pengalaman asri melalui konsep wisata perkebunan strawberry, di mana wisatawan dapat memetik langsung dan membawa pulang. Selain itu, lingkungan di sekitar kebun masih sangat asri sehingga memberikan pengalaman wisata yang menyatu dengan alam. Agrowisata ini cocok untuk opsi wisata bersama keluarga.


Kontribusi Agrowisata terhadap Ekonomi Indonesia

Agrowisata atau wisata berbasis pertanian adalah sektor pariwisata yang menggabungkan aktivitas wisata dengan kegiatan pertanian. Dalam agrowisata, wisatawan tidak hanya menikmati pemandangan alam, tetapi juga terlibat dalam proses pertanian, seperti berkunjung ke kebun, belajar tentang proses pertanian, serta berpartisipasi dalam kegiatan panen atau bercocok tanam. Di Indonesia, sektor ini berkembang pesat dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian, baik di tingkat lokal maupun nasional. Berikut adalah penjelasan terkait kontribusi positif agrowisata terhadap perkembangan ekonomi.

  1. Peningkatan pendapatan daerah.

Agrowisata memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan. Di mana, pemutusan dalam membuat kawasan dasar pertanian, perkebunan, atau peternakan untuk menjadi sebuah agrowisata tentunya akan menarik minat wisatawan yang mencari pengalaman bertani dan keindahan alamnya. Wisatawan yang berkunjung akan membayar tiket masuk dan cenderung melakukan transaksi lain, seperti pembelian produk pertanian lokal. Hal ini akan meningkatkan pendapatan petani, pelaku usaha lokal, hingga daerah secara keseluruhan.

  1. Diversifikasi sumber pendapatan masyarakat.

Agrowisata menjadi peluang bagi masyarakat untuk mendiversifikasi sumber pendapatannya. Dalam hal ini, masyarakat yang bertani ataupun berkebun dapat menghasilkan pendapatan tambahan dengan menawarkan produk lokal, membuka tempat penginapan, memberikan paket tour pertanian, atau menyediakan jasa lain yang berhubungan dengan pariwisata. Peluang diversifikasi ini dapat menjadi potensi perkembangan masyarakat dalam meningkatkan kualitas dan taraf hidup.

  1. Penciptaan lapangan pekerjaan.

Agrowisata dapat menciptakan banyak lapangan kerja, terutama bagi masyarakat lokal. Terkait dengan hal tersebut, lapangan pekerjaan mencakup pemandu wisata, petugas kebun, penjaga pintu masuk, ataupun staf penginapan. Selain itu, agrowisata juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat meliputi peluang usaha di sektor transportasi (taksi, bus pariwisata), kuliner, serta kerajinan tangan maupun cendera mata khas daerah. Perkembangan agrowisata dapat berdampak juga pada penambahan lapangan kerja di sektor ini.

  1. Peningkatan ekspor produk pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Agrowisata menjadi salah satu peluang dalam peningkatan promosi produk pertanian unggulan daerah kepada wisatawan domestik maupun internasional. Terkait dengan hal tersebut, melalui interaksi dengan wisatawan, produk dari pertanian, perkebunan, maupun peternakan pada agrowisata dapat dijual dalam berbagai bentuk, yaitu konsumsi langsung dan bentuk kemasan. Dengan hal ini, produk dapat lebih siap untuk di ekspor dan diperkenalkan ke pasar global. Peluang ini menjadi potensi dalam meningkatkan pendapatan negara dari sektor pertanian secara domestik maupun global, serta memperluas jaringan pemasaran.

  1. Mendorong inovasi sektor pertanian yang mendukung keberlanjutan.

Agrowisata mendorong para petani untuk terus berinovasi pada sektor pertanian dalam memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan pariwisatanya. Inovasi ini dapat mencakup pengembangan produk, seperti produk olahan, cendera mata, maupun inovasi dalam aspek teknik pertaniannya yang lebih ramah lingkungan dan meningkatkan berkelanjutan. Terkait dengan hal tersebut, inovasi dalam penerapan praktik pertanian organik atau ramah lingkungan, dapat membantu melestarikan keanekaragaman hayati dan menjaga kualitas tanah serta meningkatkan pengalaman pengunjung dalam mempelajari teknik pertanian. Dengan demikian, agrowisata dapat membawa manfaat jangka panjang bagi ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, maupun pengembangan produk-produk kreatif yang dapat meningkatkan pendapatan.


Kesimpulan

Sumatera Barat menjadi salah satu provinsi yang terkenal dengan agrowisatanya, seperti Kisai Agro Payakumbuh, Sirukam Dairy Farm, Agrowisata Batu Patah Payo, Agrowisata Sawah Solok, dan Kebun Strawberry Upang. Terkait dengan hal tersebut, Agrowisata merupakan sektor pariwisata atas penggabungan aktivitas wisata dengan kegiatan pertanian. Perkembangan agrowisata yang terus terjadi di Indonesia memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi, yaitu peningkatan pendapatan daerah, diversifikasi sumber pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan peluang ekspor produk, mendorong inovasi sektor pertanian untuk peningkatan pendapatan. Sektor agrowisata tentunya masih dapat dikembangkan dan dioptimalisasi melalui dukungan pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Pengelolaan agrowisata yang tepat dapat menjadi pilar penting terhadap perekonomian daerah dan nasional.


Comments

  1. Wahh… wisata alam pertanian dan perkebunan di sumbar ternyata banyak bgt ya!!

    ReplyDelete
  2. Seneng baca artikel ini jadi nambah wawasan baruu, katanya indoensia negara agraris, di Sumatera Barat ini nih salah satunya yang bahkan dijadikan objek wisata, keren!

    ReplyDelete
  3. Artikel yang bagus untuk memenuhi wawasan agrowisata

    ReplyDelete

Post a Comment