Menjelajahi Desa Nglanggeran: Mengenal Konsep Community Based Tourism

 

Desa Nglanggeran

Terletak di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia, Desa Nglanggeran telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang menawarkan keindahan alam dan keunikan budaya. Namun, di balik pesonanya, ada konsep pariwisata yang menjadi pilar utama dalam pengelolaan desa ini, yaitu Community Based Tourism (CBT) atau Pariwisata Berbasis Komunitas.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam mengenai Desa Nglanggeran dan bagaimana konsep CBT menjadi kunci keberhasilan pengembangan wisatanya.

Keindahan Wisata Alam Desa Nglanggeran

Jika berbicara mengenai Desa Nglanggeran, maka keindahan alamnya akan selalu menjadi topik utama tak terpisahkan. Desa wisata ini menawarkan keindahan alam yang memukau dengan kekayaan geologi dan panorama alamnya. Berikut adalah beberapa ikon utamanya:

1. Gunung Api Purba

Gunung ini merupakan gunung berapi yang telah mati dan terbentuk sekitar 60-70 juta tahun yang lalu. Keunikan gunung ini terletak pada formasi bebatuannya yang besar dan megah, menjulang tinggi dengan bentuk-bentuk yang menarik, menjadikannya pemandangan geologi yang luar biasa. 

Desa Nglanggeran
Sumber: CilacapKekinian.com

Wisatawan juga dapat menantang adrenalin dengan pertualangan trekking jalur pendakian yang melewati bebatuan besar dan hutan alami.

Jalur trekking Gunung Api Purba
Sumber: Eigeradventure.com

2. Embung Nglanggeran

Destinasi ini adalah sebuah danau buatan yang berfungsi sebagai sumber irigasi sekaligus destinasi wisata yang memukau. Dengan latar belakang Gunung Api Purba, embung ini menjadi spot favorit untuk menikmati matahari terbit atau terbenam, karena dari ketinggian, pengunjung bisa menyaksikan panorama langit yang memancarkan gradasi warna indah.

Pemandangan Embung Nglanggeran saat matahari terbenam
Sumber: Wikipedia

3. Air Terjun Kedung Kandang

Air terjun ini mengalir melalui bebatuan vulkanik alami dengan beberapa tingkat, menciptakan pemandangan yang memukau. Untuk mencapai Kedung Kandang, pengunjung perlu berjalan kaki melewati area persawahan dan perbukitan, yang memberikan pengalaman trekking ringan dan pemandangan yang menawan sepanjang perjalanan.

Air Terjun Kendung Kandang
Sumber: Travel Kompas

Apa itu Community Based Tourism?

Community Based Tourism (CBT) adalah pendekatan pariwisata yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata. Tujuannya adalah memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya kepada komunitas setempat, sambil menjaga kelestarian lingkungan dan warisan budaya.

Di Desa Nglanggeran, konsep CBT dijalankan dengan melibatkan warga dalam berbagai aspek pariwisata, mulai dari pengelolaan destinasi, layanan wisatawan, hingga peran sebagai pemandu wisata. Penduduk desa dilatih untuk berkontribusi dalam kegiatan wisata, seperti menyediakan homestay, menyajikan kuliner tradisional, serta membuat kerajinan tangan yang dijual kepada pengunjung. Dengan cara ini, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan sebagai aktor utama yang memperoleh keuntungan langsung dari pariwisata.

Penerapan CBT di Desa Nglanggeran

Desa Nglanggeran merupakan salah satu contoh sukses penerapan Community Based Tourism (CBT) di Indonesia. Berikut beberapa elemen penting dari implementasi CBT di desa ini:

1. Keterlibatan Masyarakat Lokal
Warga Desa Nglanggeran tidak hanya menerima manfaat dari pariwisata, tetapi juga terlibat langsung dalam pengelolaan setiap aspek wisata. Mulai dari menjadi pemandu wisata, mengelola homestay, hingga menyediakan makanan tradisional, semuanya dilakukan oleh masyarakat setempat. Keuntungan dari pariwisata tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga digunakan untuk pembangunan desa, seperti peningkatan infrastruktur dan fasilitas umum.

2. Konservasi Alam dan Budaya 
CBT di Nglanggeran juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya. Masyarakat setempat berkomitmen melestarikan keanekaragaman hayati serta mempertahankan nilai-nilai tradisional dan adat. Misalnya, ada aturan untuk tidak merusak lingkungan di sekitar Gunung Api Purba dan hutan sekitarnya. Selain itu, tradisi lokal seperti upacara adat dan budaya dilestarikan dan diperkenalkan kepada wisatawan sebagai bagian dari atraksi.

3. Pembagian Manfaat Secara Merata 
Salah satu tujuan utama CBT adalah memastikan distribusi manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat. Di Desa Nglanggeran, pendapatan dari kegiatan pariwisata tidak hanya dirasakan oleh beberapa individu saja, tetapi didistribusikan secara merata demi kesejahteraan komunitas. Pendekatan ini menjamin bahwa pembangunan desa dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa menciptakan kesenjangan sosial.

4. Pelatihan dan Pengembangan Kapasitas 
Agar pariwisata berjalan dengan optimal, masyarakat diberi berbagai pelatihan, seperti pelatihan menjadi pemandu wisata, pengelolaan homestay, hingga promosi wisata melalui media digital. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola dan memajukan desa secara mandiri.

Kesimpulan

Desa Nglanggeran adalah contoh inspiratif tentang bagaimana Community Based Tourism dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat lokal. CBT yang diterapkan di desa ini tidak hanya berhasil mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budayanya, tetapi juga mendorong kesejahteraan sosial dan ekonomi seluruh komunitas.

Bagi Anda yang ingin merasakan wisata yang lebih mendalam dan bermakna, Desa Nglanggeran adalah pilihan yang tepat. Di sana, Anda tidak hanya dapat menikmati keindahan alam, tetapi juga belajar dari masyarakat lokal yang telah sukses menjadikan pariwisata sebagai sarana pemberdayaan dan pelestarian budaya.

Jadi, tunggu apa lagi? Mari jelajahi Desa Nglanggeran dan dukung konsep pariwisata yang berkelanjutan!


Sumber: Travel Kompas, Wikipedia, Eigeradventure.com


Comments

  1. desa nglanggeran indah bangett

    ReplyDelete
  2. Destinasi wisata yang harus dikunjungi wisatawan lokal dan asing.... Gak kalah ama tempat wisata lainnya.
    Cocok buat yg mau healing dan menikmati panorama alam yg begitu indahnya.... 👍

    ReplyDelete
  3. Desa nglanggeran cocok untuk wisatawan yang ingin mencari ketenangan, kedamaian, keindahan, wajib dikunjungi para wisatawan lokal maupun international...

    ReplyDelete
  4. Sungguh besar kekuasaan Tuhan dengan menciptakan alam yang indah

    ReplyDelete
  5. Desa Nglanggeran cocok banget untuk wisata alam.. karena jauh dari polusi, udara nya masih sejuk, pemandangan nya indah banget, tempat nya nyaman untuk touris mancanegara yang datang 😍

    ReplyDelete
  6. artikel yang menarik, menambah wawasan, dan jadi ingin pergi ke desa Nglanggeran

    ReplyDelete
  7. Wow, Kerennnnn ya Desa Nglanggeran!! Kepengen kesitu jugaa 🥰🥰

    ReplyDelete
  8. Artikel yg menarik, ternyata banyak tempat yang bisa dikunjungi di Desa Nglanggeran👍

    ReplyDelete
  9. I love you in Indonesia, beautiful country. Desa Nglanggeran salah satu desa di Yogya yg indah terutama saat sunrise.

    ReplyDelete
  10. Indahnya alam ini ☺️☝️

    ReplyDelete

Post a Comment